Langsung ke konten utama

Do'a kebeningan Hati

Sucikan Hati, Bersihkan Jiwa

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa berdoa,

اللهم آت نفسي تقواها وزكها أنت خير من زكَّاها

ALLAAHUMMA AATI NAFSI TAQWAAHAA WA ZAKKIHAA, ANTA KHAIRU MAN ZAKKAAHAA

"Ya ALLAH, limpahkanlah kepada jiwaku ketaqwaan, dan sucikanlah ia, sesungguhnya ENGKAU adalah sebaik-baik Dzat yang mensucikan jiwa." (HR. Muslim).

Syeikh Abdurrahman Nashir As-Sa'di berkata, "Kesucian jiwa merupakan sarana tercapainya segala kebaikan. Sebagaimana jiwa yang suci merupakan penyeru terbesar kepada setiap ucapan yang baik dan amalan yang benar." (Tafsir As Sa'dy, 231)

Perbanyaklah berdoa kepada ALLAH dengan doa tersebut, agar hati kita bersih dari segala penyakit hati, yang tentu akan menyumbat kita dari setiap perbuatan baik.
________________

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sosio Drama Proses Perumusan Dasar Negara (Darus Razka)

SIDANG BPUPKI 1    TOKOH : Dr. Radjiman Widyodiningrat , Mohammad Yamin, Kh. Wahid Hasyim, Soepomo, Ir. Soekarno, Mohamad Hatta, Ahmad Soebardjo, Narator   29 Mei 1945   Pada akhir tahun 1944, Jepang terdesak oleh sekutu, karena merasa keberadaannya terancam, maka Jepang memberikan janji kemerdekaannya kepada Indonesia. Sebagai tindak lanjut janji tersebut, maka dibentuklah BPUPKI pada tanggal 1 maret 1945 oleh letnan jendra Kumakichi Harada yang bertujuan mempelajari dan menyelidiki hal hal penting yang berkaitan pembentukan negara merdeka. Dr. Radjiman Widyodiningrat dilantik sebagai ketua dan sebagai wakilnya adalah Ichibangase Yosio (Jepang) dan Soeroso (Indonesia). BPUPKI pun mengadakan sidang pada tanggal 29 mei- 1 juni 1945. Tanggal 29 Mei 1945 BPUPKI mengadakan sidang pertama sekali atas usulan Dr.Radjiman Widyodiningrat untuk membahas dasar negara. Pada sidang BPUPKI tanggal 29 Mei 1945 Moh. Yamin memulai mengeluarkan pendapatnya mengenai dasar negara. (P...

Demokrasi di Indonesia

Pelaksanaan demokrasi di Indonesia pada masa Orde lama, Semejak diberlakukan kembali UUD 1945 dengan dikeluarkannya dekrit Presiden 5 juli 1959 maka berlakulah kembali demokrasi pancasila. Berlakunya demokrasi pancasila tidak berlangsung lama, karena semenjak pemerintahan Orde lama yang berkuasa dari april 1965 – 10 maret 1966 berlaku demokrasi terpimpin berdasar TAP MPRS. No. VIII/MPRS/1965. Pada masa Orde Baru Presiden begitu dominan baik dalam sufra maupun infra struktur politik. Akibatnya bannyak terjadi manipulasi politik seperti kebulatan tekakad atasnama rakyat, suburnya praktek KKN sehingga Indonesia terjerumus dalam berbagai krisis multi dimensi yang berkepanjangan. Pada masa Orde Reformasi Pelaksanaan demokrasi pancasila pada masa reformasi telah banyak memberi ruang gerak kepada Parpol dan komponen bangsa lainnya termasuk MPR, DPR mengawasi dan mengontrol pemerintah secara kritis, sehingga dua kepala Negara tidak dapat melaksanakan tugasnya sampai akhir masa jabata...

KAPAN KITA MENGENAL SESEORANG ?

Bismillahirrohmaanirrohiim... Ada seorang laki-laki berkata kepada Umar: "Sesungguhnya si fulan itu orangnya baik". Umar: "Apakah kamu pernah bersafar bersamanya ?" Lelaki: "Belum pernah". Umar: "Apakah kamu pernah bermu'amalah dengannya ?" Lelaki: "Belum pernah". Umar: "Apakah kamu pernah memberinya amanah ?" Lelaki: "Belum pernah". Umar: "kalau begitu kamu tidak punya ilmu tentangnya. Barangkali kamu hanya melihat dia sholat di masjid". (Mawa'idz shohabah hal. 65). Mengapa Umar mempertanyakan tiga perkara ini? Karena dengan safar, kita dapat mengetahui karakter dan watak seseorang sesungguhnya Safar adalah bagian dari pringatan, capek, melelahkan, disaat itu akan tampak watak asli seseorang Dengan mu'amalah seperti jual beli dan lainnya, kita dapat mengetahui akhlak seseorang Dan dengan memberi amanah, kita dapat mengetahui kadar amanah dan agama seseorang Sungguh...